jump to navigation

Is He God Or Just Another Fernando Juli 6, 2007

Posted by kasar in opini.
trackback

Liverpool itu banyak makna. Ya nama kota, ya tempat kelahiran The Beatles. Dan, nama klub sepak bola juga. Asiknya sih ngomong yang terakhir nih. Liverpool salah satu klub dengan suporter paling setia dan gila di dunia. Mereka sering berulah di luar batas.

  

Fans The Reds hampir selalu hadir setiap terjadi kerusuhan yang memakan korban jiwa. Misalnya, Tragedi Heysel di Brussel, Belgia, 1985. Liverpool vs Juventus di final Liga Champions (dulu namanya Piala Champions). Hampir puluhan orang meninggal. Kebanyakan fans Juventus. Empat tahun kemudian, terjadi peristiwa yang dikenal dengan tragedi Hillsborough. Ribuan terjepit di pagar stadion (dulu stadion masih dipagarin kayak kandang anjing). Hampir seratusan meninggal. Baru-baru ini bos baru FIFA, Michel Platini, menyebut fans The Reds adalah yang paling brutal. Ada benarnya, meski tuduhan itu dianulir sendiri oleh FIFA.

  

Minggu ini The Reds digemparkan pembelian Fernando Torres. Proses pembelian yang sangat cepat dan lancar. Torres bahkan tidak sempat menghubungi beberapa kolega Spaniard-nya di Liverpool ketika transfer terjadi. Rekor Torres di Liga Spanyol bersama Atletico Madrid sangat bagus. Dia mulai dari anak bawang di sana. Umur 12 tahun sudah diasuh Atletico. Dia rata-rata mencetak 15 gol per musim sejak jadi pemain inti tim senior.

  

Kualitas bagus tidak ada yang murah. Torres mahal, termahal dalam sejarah pembelian Liverpool. Wajar kalau banyak yang berharap dia bisa memberi gelar juara Liga Inggris. Gelar ini yang diimpikan. Gelar lain sudah didapat tanpa Torres. Liverpool sudah juara Liga Champions dan Piala FA, tapi belum pernah juara English Premier League.

  

Apakah dia sama bagusnya di tanah Inggris. Torres optimis, pelatih Rafa Benitez yakin, fans sebagian besar mengamini. Tapi, seperti biasa, pihak yang selalu meragukan adalah media dan wartawan. Jangan disalahin. Kerjaan mereka memang begitu!

  

Will Torres be Kop’s new God or just another Fernando? Akankah Torres jadi Dewa baru Kop atau cuma Fernando lain. Judul menarik tulisan di situs guardian.co.uk. Kop adalah tempat dimana para fans nomer satu Liverpool di Anfield. God adalah dewa atau striker luar biasa The Reds bernomer 9, Robbie Fowler. Sedangkan Fernando adalah striker asal Spanyol lainnya, Fernando Morientes, yang dua tahun bermain di Liverpool tapi hasilnya sangat buruk.

  

Kedatangan Torres adalah babak baru di Anfield. Ini perjudian terbesar Benitez. Kalau Torres gagal, kemungkinan Benitez juga angkat kaki dari sana. Tapi diliat dari wawancara pertamanya, Torres tergolong “anak gaul”. Terbuka dengan perubahan. Dia menyukai tantangan, percaya diri, dan yang paling penting mengenal Liverpool. Waktu remaja dia punya kelompok sebaya yang semuanya fans Liverpool. Mereka juga bermotto “you’ll never walk alone”, semboyan Liverpool.

  Itu adalah modal awal yang bagus. Modal yang bisa memjadikan Torres sebagai penjaga tradisi unik Liverpool. Sisanya tunggu di partai pembuka Liga Inggris, 11 Agustus 2007.   

Komentar»

No comments yet — be the first.